Arti Sebuah Kontribusi

Kontribusi menurut saya adalah

"Segala bentuk tindakan dan pemikiran yang bertujuan untuk mewujudkan sebuah cita-cita bersama"

 

Saya adalah mahasiswa yang telat lulus karena berbagai alasan dan saya tertarik untuk membicarakan mahasiswa yang katanya adalah agent of change.

Mahasiswa adalah cerminan intelektualitas muda suatu bangsa.

Walaupun pendidikan formal yang ada sekarang bukanlah pendidikan intelektual,

mahasiswa tetaplah golongan terpelajar yang merupakan jembatan kepentingan

antara masyarakat, pemerintah, dan industri.

Mahasiswa merupakan pilar bangsa. Bagaimana dengan kita wahai warga desarupa?

Jangankan berkontribusi untuk bangsa, saya yakin untuk berkarya saja kita kurang memiliki effort serta passion. Mengapa? Karena mindset sebagian besar kita yang ke kampus adalah untuk mendapatkan IPK tinggi dan lulus cepat.

Padahal jika anda benar-benar belajar, ke arah mana keilmuan desain di Indonesia ini bermuara ternyata masih perlu dikoreksi.

Ditambah dengan kemajuan teknologi

yang malah membuat kreativitas berputar di situ-situ saja.

Masihkah layak kita disebut mahasiswa?

 

Saya ingin mengajak anda semua yang membaca tulisan ini

untuk mengenali diri anda sendiri

Mengenali diri sendiri sangatlah perlu

untuk melihat sejauh mana kapasitas kita dalam bertindak.

Mengenali diri sendiri sangatlah perlu

untuk menyadari bahwa masing-masing individu memiliki peranan.

Dan siapapun anda, sangatlah perlu untuk menyadari

bahwa sesungguhnya anda tidak tahu apa-apa.

 

Siapa anda saat ini? mahasiswa kah? pendidik kah? karyawan kah?

Itu semua adalah label profesi anda, bukan peranan anda.

Anda telah memiliki imbalan atas profesi anda, sekarang bagaimana dengan peranan anda?

Apakah para pendidik juga benar-benar telah mendidik atau sekedar mengajar?

Jawablah dalam hati.

Lalu dengan berbesar hati menyadari bahwa anda tidak tahu apa-apa,

anda telah memberikan kesempatan kepada diri anda sendiri

untuk belajar lagi dan berkembang.

Sekarang maukah anda mengambil kesempatan itu?

Jawablah dalam hati.

 

Namun saya harus akui, para mantan militan

yang pernah berteriak lantang mengucapkan kecintaan pada almamater ini

harus berpikir dua kali untuk loyal dan berkontribusi

karena biaya kuliah yang begitu... hmmm... begitu saja.

Write a comment

Comments: 1
  • #1

    sunja (Thursday, 15 September 2016 09:23)

    Sepakat sekali